- 1629031000002 - JNE - Bpk Mas Adi
- 1645273600008 - JNE - Bpk Buanergis G
- 1669761050007 - JNE - Bpk Mulyanto
- 1651266100004 - JNE - Bpk Edison S
- 1669760850004 - JNE - Bpk E Basuki
- 1687336660000 - JNE - Ibu Aida
- 1678613230009 - JNE - Ibu Aida
- 1651319250007 - JNE - Ibu Eni
- 1678627180000 - JNE - Bpk Yudi
- 1678691560005 - JNE - Ibu Agnes
- 1666373810005 - JNE - Bpk Jhon Haris
- 1666373740005 - JNE - Bpk Yusuf Janwar
- 1669768510009 - JNE - Bpk Mulyanto
- 1666373720007 - JNE - Bpk Brenli
- 1629041350005 - JNE - Ibu Sutarmi
- 1669768520008 - JNE - Ibu Sri
- 1633845040000 - JNE - Ibu Nurisma
- 1633916420007 - JNE - Ibu Nurina Kusuma I
- 1666373830003 - JNE - Ibu Ratna Yulianti
- 1629058310009 - JNE - Bpk Dedy Herianto
- 1645252790003 - JNE - Ibu Endang P
- 1651266090009 - JNE - Bpk Mulya S
- 1645268860004 - JNE - Bpk Ramses
- 1645255600002 - JNE - Ibu Angelica D
- 1669711470008 - JNE - Bpk Suyudi
- 1645252760006 - JNE - Ibu Eni
- 1669740580008 - JNE - Ibu Herlina Yamani
- 1678691580003 - JNE - Ibu Sri Hastuti
- 1645235720002 - JNE - Ibu Christamaya
- 1669711640005 - JNE - Ibu Mila Kurniawati
- 1645236750001 - JNE - Bpk Mansyur (Terapis)
- 1651260290008 - JNE - Ibu Dessy Natalia Malia
- 1645252810008 - JNE - Bpk Heri
- 1645252770005 - JNE - Bpk Megantono
- 1666346520009 - JNE - Ibu Louise Rondonuwu
- 1666373760003 - JNE - Bpk Sarjito
- 1666346530008 - JNE - Ibu Ria
- 1669767790006 - JNE - Bpk Buanergis Gultom
- 1666373800006 - JNE - Bpk Widodo Sutoyo
- 1651266080009 - JNE - Bpk A Mahfuzn M
- 1666373770002 - JEE - Bpk Teguh Hariyanto
- 1669768190003 - JNE - Bpk Anthony W
- 1678690590003 - JNE - Bpk Heriyanto Irawan
- 1704346690008 - JNE - Ibu Selvi
- 1704371340008 - JNE - Ibu H Liliek W
- 1704371360006 - JNE - Ibu Supriatini
- 1712847010003 - JNE - Ibu Anita Rosalina
- 1716595240002 - JNE - Ibu Retno Wahyuni
- 1698101690009 - JNE - Ibu Kartika Katono
- 1712757770004 - JNE - Bpk I Made K Y
- 1712769420003 - JNE - Bpk Muhsin Nugroho
- 1704361840006 - JNE - Ibu Chrismawati
- 1716646130009 - JNE - Ibu Agnes Bulan
Cari Blog Ini
Kamis, 10 November 2011
No Resi Bukti Pengiriman
No Resi adalah no bukti pengiriman produk yang dipesan kepada konsumen yang dapat diperiksa pada biro pengiriman yang disepekati, berikut adalah no resi pengiriman paket kapsul kelor :
Nama Lain Daun Kelor di belahan dunia
Other names for Moringa in English include:
- "Drumstick tree", from the appearance of the long, slender, triangular seed pods.
- "Horseradish tree", from the taste of the roots, which can serve as a rough substitute for horseradish.
- "Ben oil tree", from the oil derived from the seeds
The Chinese name of the Moringa (辣木), pronounced "la mu" in Mandarin and "lat mok" in Cantonese, means "spicy (hot) wood", and is reminiscent of the English name "horseradish tree".
In some Indian-origin languages, the name is phonetically somewhat similar to Moringa, while in others it is quite different.
- In Assamese, it is called Sojina.
- In Punjabi, it is called Surajana.
- In Tamil, the tree is called Murungai Maram (முருங்கை மரம்) and the fruit is called Murungai-kaai (முருங்கைக்காய்).
- In Hindi, it is called sahjan (सहजन).
- In Urdu, it is called Sohanjna.
- In Marathi, it is called Shevaga (शेवगा).
- In Rajasthani, it is called Shenano.
- In Malayalam, it is known as Muringa, and the fruit is called Muringakaya or Muringakka.
- In Dhivehi (Maldivian) , it is called Muranga.
- In Kannada, it is known as Nuggekayee (ನುಗ್ಗೆಕಾಯಿ).
- In Tulu, it is known as Noorggaee.
- In Telugu, it is known as Munagachettu (మునగచెట్టు), and the fruit is called Munagakaya (మునగకాయ).
- In Konkani, it is called Muska Saang or Mashinga Saang.
- In Gujarati, it is called Saragvo.
- In Oriya, it is called Sajana or Sujuna.
- In Bengali, it is called Shojne danta (সজনে ডাঁটা).
- In Nepali, it is known as Sajiwan or Swejan.
- In Guyana, it is called Sijan.
- In Hausa language, it is called Zogale.
- In Sinhalese, it is called Murunga.
- In Sindhi language, it is called Sohenjara. The fruit may also be called Singi or Singyu [plural].
- in Siraiki it is called sohanjra. The flower is called bhata.
- In Thai, it is called ma rum (มะรุม).
- The Tagalog name in the Philippines - Malunggay - is also phonetically similar to "Moringa". In Ilocano, another Filipino language, it is called Marungay. It is called Kamunggay inVisayan. Malungge in Pampango or Kapampangan. In the Bikol language, it is referred to as Kalunggay.
- In Vietnamese, it is called "chùm ngây".
- In Haiti, the Moringa is called the benzolive (or benzolivier).
- In Nicaragua, the plant is referred to as Marango.
- In Indonesian, the Moringa is called kelor (kalor in Malay).
- In Javanese, it is called limaran.
- In Mooré (Burkina Faso), it is called "Arzan Tiiga," which means "tree of paradise".
- In Zarma (Niger), it is called Windi Bundu which means, loosely, "fencepost wood", a reference to its use as live fencing. The leaves are the primary part eaten, and in fact are so common that the Zarma word "kopto", or "leaf", is synonymous with cooked Moringa leaves.
- In Dioula (Côte d'Ivoire), it is called "Arjanayiiri".
- In Mauritius, the leaves are called "Brède Mouroum", while the drumstick part is known as "Bâton Mouroum".
- In Konkani (Goa) it is called Saang or Maska Saang or Mashinga Saang.
- In Ilokano it is called marunggay or marunggi.
- In Myanmar (Burma) it is called "Dandalun".
- In Chichewa language of Malawi they call it " Cham'mwamba"
- In Madagascar it is called "ananambo"
- The MMPND entry for Moringa gives names in many other languages.
Selasa, 01 November 2011
Daun Kelor

Tumbuhan kelor ini berasa agak pahit, bersifat netral dan tentu saja tak beracun. Kulit akarnya mengandung minyak terbang. Biji tumbuhan kelor mengandung minyak ’behen’, dan terdapat myrosine, emulsine,alkaloida pahit tak beracun, serta vitamin A,B1,B2 dan C pada sel-sel tertentu. Efek farmakologis yang dimiliki oleh kelor adalah anti-inflamasi, anti-piretik dan antiskorbut.
Daun Kelor pada umumnya dimanfaatkan sebagai sayuran. Di daerah asal saya Madura, ia biasa digunakan sebagai sayur berkuah sebagai teman makan siang. Saya suka sekali makan ditemani sayur yang saya kenal dengan nama Ghangan Maronggih (Sayur Kelor) ini, sebab selalu membangkitkan memori masa kecil dan tanah kelahiran saya. Namun Selain dimanfaatkan untuk sayuran, akar, daun serta bijinya juga dapat dimanfaatkan untuk mengobati beberapa penyakit.
Hubungi 085755459098 - Untuk Produk Kapsul Morifera Daun Kelor
Selasa, 25 Oktober 2011
Kapsul Morifera Daun Kelor 085755459098
Kapsul Morifera Daun Kelor
MORIFERA adalah kapsul kesehatan yang dibuat 100% dari ekstrak daun Moringa oleifera. Dalam sistem pengobatan kuno India (Ayurveda), daun Moringa oleifera dianggap sakti karena bisa digunakan untuk menyembuhkan berbagai jenis penyakit.
Dengan penelitian ilmiah, terungkap bahwa daun ini ternyata mengandung berbagai unsur nutrisi yang diperlukan oleh tubuh untuk memulihkan dan menjaga kesehatan. Orang-orang yang secara rutin telahmengonsumsi MORIFERA terbukti tidak pernah lagi terkena sariawan, tidur menjadi nyenyak, tubuh terasa segar, pikiran lebih tenang dan mudah berkonsentrasi, kulit menjadi lebih bersih, BAB lancar. Selain itu, kandungan kalsium yang tinggi dalam MORIFERA juga akan mencegah keropos tulang.
Kenyataan bahwa penyakit bisa timbul karena adanya kekurangan nutrisi dalam tubuh. Anemia dan sariawan,
diketahui sebagai akibat kekurangan zat besi, beri-beri akibat kekurangan Vitamin B1, gondongan akibat kekurangan iodium, Kekurangan nutrisi juga bisa berpengaruh terhadap kesehatan mental seseorang. Penyakit demensia keropos tulang akibat kekurangan kalsium, dan banyak lagi penyakit yang terkait dengan infeksi karena daya tahan tubuh melemah akibat kekurangan unsur nutrisi tertentu.
Dengan membawa semua nutrisi yang terkandung dalam daun Moringa oleifera, MORIFERA akan membantu memperbaiki dan menjaga kesehatan anda. (kerusakan pada jaringan otak dengan gejala antar lain menurunnya daya ingat, kesulitan berfikir logis, dan berperilaku semaunya) dahulu dianggap tidak ada kaitannya dengan nutrisi namun ternyata diketahui penyebabnya adalah akibat kekurangan Vitamin B3. Dapat disimpulkan bahwa keseimbangan nutrisi merupakan pondasi untuk membangun fisik maupun mental yang sehat.
Masalahnya kita tidak pernah tahu persis apakah makanan yang kita makan sehari-hari benar-benar telah memenuhi semua nutrisi yang diperlukan. Makanan yang mahal belum tentu mengandung nutrisi yang dibutuhkan. Bisa jadi di satu sisi kelebihan, namun di sisi lain tetap kekurangan. Apalagi banyak makanan yang dijual setelah melalui proses dan penyimpanan yang begitu panjang sehingga nutrisi yang seharusnya terkandung pada makanan tersebut telah banyak yang hilang.
Pohon Moringa oleifera memiliki daun yang mengandung nutrisi paling lengkap dibanding dengan tumbuhan jenis apapun. Selain vitamin dan mineral, daun moringa juga mengandung semua asam amino esensial (asam amino yang tidak diproduksi sendiri oleh tubuh dan karena itu harus disuplai dari luar tubuh dalam bentuk jadi). Asam amino sangat vital sebagai bahan pembentukan protein. Penelitian juga membuktikan bahwa daun ini sama sekali tidak mengandung zat berbahaya. Bahkan di beberapa daerah masyarakat sudah biasa memanfaatkannya sebagai sayuran terutama untuk melancarkan ASI.
Hubungi 085755459098 - Untuk Produk Kapsul Morifera Daun
Senin, 24 Oktober 2011
2000 Seeds Moringa oleifera Drumstick Tree Seeds
Moringa oleifera seeds also called Malunggay. Absolutely fresh and for germination only. Drumstick-tree Moringa oleifera Miracle tree Horseradish-tree. Drumstick-tree Moringa oleifera Miracle tree Horseradish-tree Almost every part of plant is of value for food. Seed is said to be eaten like a peanut in Malaya. Thickened root used as substitute for horseradish. Foliage eaten as greens, in salads, in vegetable curries, as pickles and for seasoning. Leaves pounded up and used for scrubbing utensils and for cleaning walls. Seeds yield 38-40% of a non-drying oil, known as Ben Oil, used in arts and for lubricating watches and other delicate machinery. Oil is clear, sweet and odorless, never becoming rancid; consequently it is edible and useful in the manufacture of perfumes and hairdressings. Wood yields blue dye. Leaves and young branches are relished by livestock. Commonly planted in Africa as a living fence (Hausa) tree. Trees planted on graves are believed to keep away hyenas and its branches are used as charms against witchcraft. Bark can serve for tanning; it also yields a coarse fiber.
100 Seeds Moringa oleifera Drumstick Tree Seeds
Moringa oleifera seeds also called Malunggay. Absolutely fresh and for germination only. Drumstick-tree Moringa oleifera Miracle tree Horseradish-tree. Drumstick-tree Moringa oleifera Miracle tree Horseradish-tree Almost every part of plant is of value for food. Seed is said to be eaten like a peanut in Malaya. Thickened root used as substitute for horseradish. Foliage eaten as greens, in salads, in vegetable curries, as pickles and for seasoning. Leaves pounded up and used for scrubbing utensils and for cleaning walls. Seeds yield 38-40% of a non-drying oil, known as Ben Oil, used in arts and for lubricating watches and other delicate machinery. Oil is clear, sweet and odorless, never becoming rancid; consequently it is edible and useful in the manufacture of perfumes and hairdressings. Wood yields blue dye. Leaves and young branches are relished by livestock. Commonly planted in Africa as a living fence (Hausa) tree. Trees planted on graves are believed to keep away hyenas and its branches are used as charms against witchcraft. Bark can serve for tanning; it also yields a coarse fiber.
Natalac Moringa Oleifera Lam. 250mg
Natalac Moringa Oleifera Lam. Malunggay Capsules (100 capsules)
Food Supplement for Nursing Mothers
Natalac Capsule is a natural health food supplement. It contains 250mg (dry weight) of quality Moringa Oleifera leaves (Malunggay Leaves) rich in Iron, Calcium and Phosphorus.
Natalac Capsule is ideal for lactating mothers whose breastmilk provides the best nourishment and most natural way of caring for infants. Generations of mothers have taken Malunggay or Moringa Oleifera leaves cooked in a broth and taken liberally to promote milk secretion in mothers with inadequate lactation.
Price:
Food Supplement for Nursing Mothers
Natalac Capsule is a natural health food supplement. It contains 250mg (dry weight) of quality Moringa Oleifera leaves (Malunggay Leaves) rich in Iron, Calcium and Phosphorus.
Natalac Capsule is ideal for lactating mothers whose breastmilk provides the best nourishment and most natural way of caring for infants. Generations of mothers have taken Malunggay or Moringa Oleifera leaves cooked in a broth and taken liberally to promote milk secretion in mothers with inadequate lactation.
Price:
Moringa Oleifera 60 Veg Caps
Get the full, complete "Miracle Tree" complex with our new Swanson Superior Herbs Moringa Oleifera supplement. Moringa (also known as the "miracle tree" and the "drumstick tree" due to its long pods) is considered one of the most useful trees in the world. It is able to grow in dry, arid climates where it provides a much needed source of food and nourishment to those with little resources. Virtually the entire tree can be used for food and health-promoting purposes. Our Swanson Superior Herbs Moringa Oleifera features a balanced blend of 10:1, 15:1 and 20:1 extracts from the leaves, fruit and seeds of this ancient natural wonder.
Moringa Oleifera Horseradish MIRACLE TREE BULK 500 seeds
Moringa is considered by many to be nature's most giving plant. Chock full of nutrients, anti-oxidants, and vital proteins, Moringa is possibly the most amazing botanical ever studied.
Known as the Tree of Life, Moringa Oleifera is one of nature's most wholesome foods. Moringa leaf powder contains more than 90 nutrients and 46 antioxidants, as well as all 8 essential amino acids. It is rich in flavonoids including Quercetin, Kaempferol, Beta-Sitosterol, Caffeoylquinic acid and Zeatin.
Most parts of the moringa plant contain a profile of important minerals and are an excellent source of protein, vitamins, beta-carotene, amino acids and various phenolics. The Moringa plant provides a rich and rare combination of zeatin, quercetin, beta-sitosterol, caffeoylquinic acid and kaempferol. In addition to its compelling water purifying powers and high nutritional value, Moringa is very important for its medicinal value.
Various parts of this plant such as the leaves, roots, seed, bark, fruit, flowers and immature pods act as cardiac and circulatory stimulants, possess antitumor, antipyretic, antiepileptic, anti-inflammatory, antiulcer, anti-spasmodic, diuretic, anti-hypertensive, cholesterol lowering, antioxidant, anti-diabetic, hepatoprotective, antibacterial and antifungal activities. Moringa oleifera is being employed for the treatment of different ailments in the indigenous system of medicine, particularly in South Asia.
The ayurvedic medicine of India has many uses for the moringa tree including a natural antibiotic, an aid in childbirth, treatment of liver disorders, and many other uses. Siddha medicine holds that the leaves are full of medicinal properties. A common name given to the moringa tree in Indian culture is 'Mother's Best Friend'. Moringa seed is used as a sexual virility drug for treating erectile dysfunction in men and also in women for prolonging sexual activity.
Known as the Tree of Life, Moringa Oleifera is one of nature's most wholesome foods. Moringa leaf powder contains more than 90 nutrients and 46 antioxidants, as well as all 8 essential amino acids. It is rich in flavonoids including Quercetin, Kaempferol, Beta-Sitosterol, Caffeoylquinic acid and Zeatin.
Most parts of the moringa plant contain a profile of important minerals and are an excellent source of protein, vitamins, beta-carotene, amino acids and various phenolics. The Moringa plant provides a rich and rare combination of zeatin, quercetin, beta-sitosterol, caffeoylquinic acid and kaempferol. In addition to its compelling water purifying powers and high nutritional value, Moringa is very important for its medicinal value.
Various parts of this plant such as the leaves, roots, seed, bark, fruit, flowers and immature pods act as cardiac and circulatory stimulants, possess antitumor, antipyretic, antiepileptic, anti-inflammatory, antiulcer, anti-spasmodic, diuretic, anti-hypertensive, cholesterol lowering, antioxidant, anti-diabetic, hepatoprotective, antibacterial and antifungal activities. Moringa oleifera is being employed for the treatment of different ailments in the indigenous system of medicine, particularly in South Asia.
The ayurvedic medicine of India has many uses for the moringa tree including a natural antibiotic, an aid in childbirth, treatment of liver disorders, and many other uses. Siddha medicine holds that the leaves are full of medicinal properties. A common name given to the moringa tree in Indian culture is 'Mother's Best Friend'. Moringa seed is used as a sexual virility drug for treating erectile dysfunction in men and also in women for prolonging sexual activity.
25 Seeds Moringa oleifera Hybrid Pkm Hybrid Drumstick tree
After plantation, the plant bears flowers and you can yield the product in 8 to 9 months. You can get the production twice in a year.
Each plant can yield 200 to 350 sticks each plant can yield production for 4 to 5 years.
Each plant can yield 200 to 350 sticks each plant can yield production for 4 to 5 years.
Moringa Oleifera Horseradish MIRACLE TREE 10 seeds
Moringa is considered by many to be nature's most giving plant. Chock full of nutrients, anti-oxidants, and vital proteins, Moringa is possibly the most amazing botanical ever studied.
Known as the Tree of Life, Moringa Oleifera is one of nature's most wholesome foods. Moringa leaf powder contains more than 90 nutrients and 46 antioxidants, as well as all 8 essential amino acids. It is rich in flavonoids including Quercetin, Kaempferol, Beta-Sitosterol, Caffeoylquinic acid and Zeatin.
Most parts of the moringa plant contain a profile of important minerals and are an excellent source of protein, vitamins, beta-carotene, amino acids and various phenolics. The Moringa plant provides a rich and rare combination of zeatin, quercetin, beta-sitosterol, caffeoylquinic acid and kaempferol. In addition to its compelling water purifying powers and high nutritional value, Moringa is very important for its medicinal value.
Various parts of this plant such as the leaves, roots, seed, bark, fruit, flowers and immature pods act as cardiac and circulatory stimulants, possess antitumor, antipyretic, antiepileptic, anti-inflammatory, antiulcer, anti-spasmodic, diuretic, anti-hypertensive, cholesterol lowering, antioxidant, anti-diabetic, hepatoprotective, antibacterial and antifungal activities. Moringa oleifera is being employed for the treatment of different ailments in the indigenous system of medicine, particularly in South Asia.
The ayurvedic medicine of India has many uses for the moringa tree including a natural antibiotic, an aid in childbirth, treatment of liver disorders, and many other uses. Siddha medicine holds that the leaves are full of medicinal properties. A common name given to the moringa tree in Indian culture is 'Mother's Best Friend'. Moringa seed is used as a sexual virility drug for treating erectile dysfunction in men and also in women for prolonging sexual activity.
Known as the Tree of Life, Moringa Oleifera is one of nature's most wholesome foods. Moringa leaf powder contains more than 90 nutrients and 46 antioxidants, as well as all 8 essential amino acids. It is rich in flavonoids including Quercetin, Kaempferol, Beta-Sitosterol, Caffeoylquinic acid and Zeatin.
Most parts of the moringa plant contain a profile of important minerals and are an excellent source of protein, vitamins, beta-carotene, amino acids and various phenolics. The Moringa plant provides a rich and rare combination of zeatin, quercetin, beta-sitosterol, caffeoylquinic acid and kaempferol. In addition to its compelling water purifying powers and high nutritional value, Moringa is very important for its medicinal value.
Various parts of this plant such as the leaves, roots, seed, bark, fruit, flowers and immature pods act as cardiac and circulatory stimulants, possess antitumor, antipyretic, antiepileptic, anti-inflammatory, antiulcer, anti-spasmodic, diuretic, anti-hypertensive, cholesterol lowering, antioxidant, anti-diabetic, hepatoprotective, antibacterial and antifungal activities. Moringa oleifera is being employed for the treatment of different ailments in the indigenous system of medicine, particularly in South Asia.
The ayurvedic medicine of India has many uses for the moringa tree including a natural antibiotic, an aid in childbirth, treatment of liver disorders, and many other uses. Siddha medicine holds that the leaves are full of medicinal properties. A common name given to the moringa tree in Indian culture is 'Mother's Best Friend'. Moringa seed is used as a sexual virility drug for treating erectile dysfunction in men and also in women for prolonging sexual activity.
Moringa Oleifera Horseradish MIRACLE TREE 50 seeds
Moringa is considered by many to be nature's most giving plant. Chock full of nutrients, anti-oxidants, and vital proteins, Moringa is possibly the most amazing botanical ever studied.
Moringa Oleifera 120 Capsules By Perfectly Natural HerbsTM - "We Care About You and Your Health"
Excerpt From The Book "Miracle Tree" by Author Monica G. Marcu, Pharm.D., PH.D. Moringa has hundreds of substances such as vitamins, enzymes, amino acids, fats, minerals, natural hormones, antibiotics, anti-oxidants, and specific phyto-chemicals (plant-derived), each with clear importance and numerous applications in healing and nutrition.
25 Seeds Moringa oleifera Drumstick Tree Seeds
Moringa oleifera seeds also called Malunggay. Absolutely fresh and for germination only. Drumstick-tree Moringa oleifera Miracle tree Horseradish-tree. Drumstick-tree Moringa oleifera Miracle tree Horseradish-tree Almost every part of plant is of value for food. Seed is said to be eaten like a peanut in Malaya. Thickened root used as substitute for horseradish. Foliage eaten as greens, in salads, in vegetable curries, as pickles and for seasoning. Leaves pounded up and used for scrubbing utensils and for cleaning walls. Seeds yield 38-40% of a non-drying oil, known as Ben Oil, used in arts and for lubricating watches and other delicate machinery. Oil is clear, sweet and odorless, never becoming rancid; consequently it is edible and useful in the manufacture of perfumes and hairdressings. Wood yields blue dye. Leaves and young branches are relished by livestock. Commonly planted in Africa as a living fence (Hausa) tree. Trees planted on graves are believed to keep away hyenas and its branches are used as charms against witchcraft. Bark can serve for tanning; it also yields a coarse fiber.
10 Flowering DRUMSTICK TREE Moringa Oleifera Seeds (Miracle Tree / Ben Oil Tree)
All seeds will come in a resealable plastic zip lock bag with a label featuring a picture of the flower, planting instructions, and plant specifications such as height, spacing, and light requirements for easy planting. If stored properly, seeds can last for years! All seed packets contain 100 percent true named seeds - there are no fillers or other weeds or seeds mixed in. Most have been harvested by hand and all test at an exceptionally high germination rate.
Appropriate technology: Bicycle, Adobe, Simputer, MHealth, Netbook, Air well, Outhouse, Synthetic biology, Moringa oleifera
Chapters: Bicycle, Adobe, Simputer, MHealth, Netbook, Air well, Outhouse, Synthetic biology, Moringa oleifera, Whole Earth Catalog, Classmate PC, Solar water disinfection, Greywater, Low-cost photovoltaic cell, Rainwater tank, Solar chimney, Super Adobe, Single-wire earth return, Nettop, Hand pump, Cook stove, The Clean Tech Revolution, Rammed earth, Zero-emissions vehicle, Mixed Terrain Cycle-Touring, Outline of bicycles, Rainwater harvesting, Freight bicycle, Composting toilet, Lemote, Slow sand filter, Appropedia, Windcatcher, Compressed earth block, Orangi Pilot Project, Roundabout PlayPump, VIA pc-1 Initiative, Earthbag construction, Cob, Micro hydro, Tianhua GX-1C, Digital Textbook, Hippo water roller, Fog collection, World Habitat Awards, Safe Household Water Storage, Universal Nut Sheller, Cloth filter, Briquette, Hexayurt, Baptist well drilling, Personal Internet Communicator, Lava filter, Malibu Hydro, Ceramic water filter, Latrine, LifeStraw, Soft energy technology, Hempcrete, Annualized geo solar, Pico hydro, Embrace, Sludging, Strychnos, Bamboo bicycle, Windup radio, Solar Powered Desalination Unit, Coolgardie safe, Treadle pump, Honey bucket, Safe bottle lamp, Clay pot filter, Pot-in-pot refrigerator, Spiral pump, Coil pump, Fonio husking machine, The Liberator, Waterladder pump, Water timer, BiPu, Phase-change incubator, Papyrus sanitary pad, Whirlwind wheelchair, Time switch, Screenless hammer mill, Village-level operation and maintenance, Dutch brick, Spring box, Roughing filter,. Source: Wikipedia. Pages: 162. Free updates online. Purchase includes a free trial membership in the publisher's book club where you can select from more than a million books without charge. Excerpt: mHealth (also written as m-health or mobile health) is a term used for the practice of medical and public health, supported by mobile devices. The term is most commonly used in reference to using mobile communication devices, such as mobil...http://booksllc.net/?id=18254411
500 Seeds Moringa oleifera Drumstick Tree Seeds
Moringa oleifera seeds also called Malunggay. Absolutely fresh and for germination only. Drumstick-tree Moringa oleifera Miracle tree Horseradish-tree. Drumstick-tree Moringa oleifera Miracle tree Horseradish-tree Almost every part of plant is of value for food. Seed is said to be eaten like a peanut in Malaya. Thickened root used as substitute for horseradish. Foliage eaten as greens, in salads, in vegetable curries, as pickles and for seasoning. Leaves pounded up and used for scrubbing utensils and for cleaning walls. Seeds yield 38-40% of a non-drying oil, known as Ben Oil, used in arts and for lubricating watches and other delicate machinery. Oil is clear, sweet and odorless, never becoming rancid; consequently it is edible and useful in the manufacture of perfumes and hairdressings. Wood yields blue dye. Leaves and young branches are relished by livestock. Commonly planted in Africa as a living fence (Hausa) tree. Trees planted on graves are believed to keep away hyenas and its branches are used as charms against witchcraft. Bark can serve for tanning; it also yields a coarse fiber.
10 Moringa Oleifera Seeds
Moringa Oleifera leaf powder contains 46 anti-oxidants, 37 anti-inflammitories, 25 minerals and vitamins and all of the essential amino acids. It is the most nutrient dense wholefood ever discovered. It is ideal to support a healthy body weight, low blood pressure, healthy joints and a healthy blood sugar level. It is 100% vegetarian.
5 Very Rare Moringa Oleifera Drumstick Tree, Horseradish Tree Live Tree Seeds
Moringa oleifera
Drumstick Tree, Horseradish Tree
The Drumstick tree is originally native to the foothills of the Himalayas but today is widely grown around the world. It may indeed be one of the most useful trees in the tropics and has been hailed as a miracle tree. The leaves, fruits and flowers are edible and even the grated roots are prepared into a condiment with a taste not unlike horseradish. The leaves have a protein content of up to 10%. In cultivation it does well in warm temperate and tropical climates in USDA plant hardiness zones 9 to 11. It is quick growing and starts flowering in just a little over a year from seed. It is very adaptable but needs unimpeded drainage and prefers drier areas.
Drumstick Tree, Horseradish Tree
The Drumstick tree is originally native to the foothills of the Himalayas but today is widely grown around the world. It may indeed be one of the most useful trees in the tropics and has been hailed as a miracle tree. The leaves, fruits and flowers are edible and even the grated roots are prepared into a condiment with a taste not unlike horseradish. The leaves have a protein content of up to 10%. In cultivation it does well in warm temperate and tropical climates in USDA plant hardiness zones 9 to 11. It is quick growing and starts flowering in just a little over a year from seed. It is very adaptable but needs unimpeded drainage and prefers drier areas.
100 Moringa Oleifera seeds
The moringa seeds are acrid, bitter, anodyne, anti-inflammatory, purgative, antipyretic and ophthalmic. Moringa seeds are useful in neuralgia, inflammations, intermittent fevers and opthalmopathy. They are used for Agricultural and Industrial purposes. They are also used in plantation. The seed cakes can be used for the water purification.
10 Moringa Oleifera Seeds
Moringa Oleifera leaf powder contains 46 anti-oxidants, 37 anti-inflammitories, 25 minerals and vitamins and all of the essential amino acids. It is the most nutrient dense wholefood ever discovered. It is ideal to support a healthy body weight, low blood pressure, healthy joints and a healthy blood sugar level. It is 100% vegetarian.
1000 Seeds Moringa oleifera Drumstick Tree Seeds
Moringa oleifera seeds also called Malunggay. Absolutely fresh and for germination only. Drumstick-tree Moringa oleifera Miracle tree Horseradish-tree. Drumstick-tree Moringa oleifera Miracle tree Horseradish-tree Almost every part of plant is of value for food. Seed is said to be eaten like a peanut in Malaya. Thickened root used as substitute for horseradish. Foliage eaten as greens, in salads, in vegetable curries, as pickles and for seasoning. Leaves pounded up and used for scrubbing utensils and for cleaning walls. Seeds yield 38-40% of a non-drying oil, known as Ben Oil, used in arts and for lubricating watches and other delicate machinery. Oil is clear, sweet and odorless, never becoming rancid; consequently it is edible and useful in the manufacture of perfumes and hairdressings. Wood yields blue dye. Leaves and young branches are relished by livestock. Commonly planted in Africa as a living fence (Hausa) tree. Trees planted on graves are believed to keep away hyenas and its branches are used as charms against witchcraft. Bark can serve for tanning; it also yields a coarse fiber.
Minggu, 16 Oktober 2011
Kapsul Daun Kelor Morifera
Hubungi 085755459098-Untuk Produk Kapsul Health Moringa Daun Kelor
Kapsul daun kelor herbal 500 mg
HEALTH MORINGA adalah kapsul kesehatan yang dibuat 100% dari ekstrak daun Moringa oleifera. Dalam sistem pengobatan kuno India (Ayurveda), daun Moringa oleifera dianggap sakti karena bisa digunakan untuk menyembuhkan berbagai jenis penyakit.
Dengan penelitian ilmiah, terungkap bahwa daun ini ternyata mengandung berbagai unsur nutrisi yang diperlukan oleh tubuh untuk memulihkan dan menjaga kesehatan. Orang-orang yang secara rutin telahmengonsumsi HEALTH MORINGA terbukti tidak pernah lagi terkena sariawan, tidur menjadi nyenyak, tubuh terasa segar, pikiran lebih tenang dan mudah berkonsentrasi, kulit menjadi lebih bersih, BAB lancar. Selain itu, kandungan kalsium yang tinggi dalam HEALTH MORINGA juga akan mencegah keropos tulang.
Kenyataan bahwa penyakit bisa timbul karena adanya kekurangan nutrisi dalam tubuh. Anemia dan sariawan,
diketahui sebagai akibat kekurangan zat besi, beri-beri akibat kekurangan Vitamin B1, gondongan akibat kekurangan iodium, Kekurangan nutrisi juga bisa berpengaruh terhadap kesehatan mental seseorang. Penyakit demensia keropos tulang akibat kekurangan kalsium, dan banyak lagi penyakit yang terkait dengan infeksi karena daya tahan tubuh melemah akibat kekurangan unsur nutrisi tertentu.
Dengan membawa semua nutrisi yang terkandung dalam daun Moringa oleifera, HEALTH MORINGA akan membantu memperbaiki dan menjaga kesehatan anda. (kerusakan pada jaringan otak dengan gejala antar lain menurunnya daya ingat, kesulitan berfikir logis, dan berperilaku semaunya) dahulu dianggap tidak ada kaitannya dengan nutrisi namun ternyata diketahui penyebabnya adalah akibat kekurangan Vitamin B3. Dapat disimpulkan bahwa keseimbangan nutrisi merupakan pondasi untuk membangun fisik maupun mental yang sehat.
Masalahnya kita tidak pernah tahu persis apakah makanan yang kita makan sehari-hari benar-benar telah memenuhi semua nutrisi yang diperlukan. Makanan yang mahal belum tentu mengandung nutrisi yang dibutuhkan. Bisa jadi di satu sisi kelebihan, namun di sisi lain tetap kekurangan. Apalagi banyak makanan yang dijual setelah melalui proses dan penyimpanan yang begitu panjang sehingga nutrisi yang seharusnya terkandung pada makanan tersebut telah banyak yang hilang.
Pohon Moringa oleifera memiliki daun yang mengandung nutrisi paling lengkap dibanding dengan tumbuhan jenis apapun. Selain vitamin dan mineral, daun moringa juga mengandung semua asam amino esensial (asam amino yang tidak diproduksi sendiri oleh tubuh dan karena itu harus disuplai dari luar tubuh dalam bentuk jadi). Asam amino sangat vital sebagai bahan pembentukan protein. Penelitian juga membuktikan bahwa daun ini sama sekali tidak mengandung zat berbahaya. Bahkan di beberapa daerah masyarakat sudah biasa memanfaatkannya sebagai sayuran terutama untuk melancarkan ASI.
Hubungi 085755459098 - Untuk Produk HEALTH MORINGA KAPSUL DAUN KELOR
Kandungan Kapsul Daun Kelor
Hubungi 085755459098
Untuk Pemesanan Produk Kapsul Daun Kelor
Krisis ekonomi yang melanda Indonesia sudah melewati satu dekade, dan telah menimbulkan banyak dampak negatif terutama dari sektor kesehatan dan gizi masyarakat. Salah satu dampak yang terlihat sekarang ini adalah rendahnya konsumsi makanan bergizi terutama bagi anak-anak di perkotaan atau pedesaan. Daya beli yang rendah bagi penduduk kelas menengah ke bawah, menyebabkan banyak orang tidak bisa membeli makanan bergizi seperti susu, daging dan telur.
Ditambah lagi dengan kenaikan harga produk peternakan seperti daging, telur dan susu akhir-akhir ini, semakin mempersulit keadaan. Hal ini terbukti dengan banyaknya anak-anak balita yang meninggal akibat kekurangan gizi atau gizi buruk. Sosialisasi minum susu dan makanan bergizi kepada murid-murid sekolah dasar, dan kegiatan sejenis lainnya tidak banyak berpengaruh terhadap peningkatan konsumsi susu atau produk peternakan lainnya. Sekali lagi hal ini berkaitan dengan daya beli masyarakat yang semakin rendah.
“bukan lautan hanya kolam susu, kail dan jala cukup menghidupimu”..”Orang bilang tanah kita tanah sorga, tongkat kayu dan batu jadi tanaman”, dua penggal cuplikan lagu koes plus yang menyatakan bahwa negeri kita yang subur, semuanya ada dan bisa ditanam, tumbuh atau hidup dinegara kita. Lagu ini hanya akan menjadi kenangan yang indah saja, bila rakyat Indonesia kekurangan gizi didaerahnya cukup subur ini. Padahal Indonesia memiliki banyak potensi keanekaragaman hayati yang sebelumnya terbukti telah dimanfaatkan oleh nenek moyang kita. Salah satu tanaman yang bisa dimanfaatkan dengan baik dan banyak tumbuh serta mudah dibudidayakan di Indonesia; diantaranya tanaman Kelor (Moringa oleifera, Lamk).
Kandungan Gizi Tanaman Kelor (Moringa oleifera, Lamk) (per 100 g)
Biji
|
Daun
|
Tepung daun
| |
Kadar Air (%)
Calori
Protein (g)
Lemak (g)
Carbohydrate (g)
Fiber (g)
Minerals (g)
Ca (mg)
Mg (mg)
P (mg)
K (mg)
Cu (mg)
Fe (mg)
S (mg)
Oxalic acid (mg)
Vitamin A - B carotene (mg)
Vitamin B -choline (mg)
Vitamin B1 -thiamin (mg)
Vitamin B2 -riboflavin (mg)
Vitamin B3 -nicotinic acid (mg)
Vitamin C -ascorbic acid (mg)
Vitamin E -tocopherol (mg)
Arginine (g/16g N)
Histidine (g/16g N)
Lysine (g/16g N)
Tryptophan (g/16g N)
Phenylanaline (g/16g N)
Methionine (g/16g N)
Threonine (g/16g N)
Leucine (g/16g N)
Isoleucine (g/16g N)
Valine (g/16g N)
|
86.9
26
2.5
0.1
3.7
4.8
2.0
30
24
110
259
3.1
5.3
137
10
0.11
423
0.05
0.07
0.2
120
-
3.6
1.1
1.5
0.8
4.3
1.4
3.9
6.5
4.4
5.4
|
75.0
92
6.7
1.7
13.4
0.9
2.3
440
24
70
259
1.1
7
137
101
6.8
423
0.21
0.05
0.8
220
-
6.0
2.1
4.3
1.9
6.4
2.0
4.9
9.3
6.3
7.1
|
7.5
205
27.1
2.3
38.2
19.2
-
2,003
368
204
1,324
0.57
28.2
870
1.6%
16.3
-
2.64
20.5
8.2
17.3
113
1.33%
0.61%
1.32%
0.43%
1.39%
0.35%
1.19%
1.95%
0.83%
1.06%
|
(From Moringa oleifera: Natural Nutrition for the Tropics by Lowell Fuglie)
Tanaman kelor telah digunakan oleh nenek moyang kita sebagai tanaman untuk sayur, obat atau sebagai lalapan. Tanaman ini adalah tanaman yang toleran terhadap musim kemarau yang panjang, dan bertahan hidup dengan merontokkan daunnya pada saat kemarau. Kelor termasuk jenis tumbuhan perdu yang dapat memiliki ketingginan batang 5 -11 meter. Pohon Kelor tidak terlalu besar, batang kayunya mudah patah dan cabangnya agak jarang tetapi mempunyai akar yang kuat. Daunnya berbentuk bulat telur (oval) dengan ukuran kecil-kecil bersusun majemuk dalam satu tangkai.
Tanaman kelor mengandung gizi yang tinggi dan sangat bermanfaat untuk perbaikan gizi. Terbukti bahwa kelor telah berhasil mencegah wabah kekurangan gizi di beberapa negara di Afrika dan menyelamatkan banyak nyawa anak-anak dan ibu-ibu hamil. Dilihat dari nilai gizinya kelor adalah tanaman berkhasiat sejati (miracle tree), artinya tanaman ini bisa dimanfaatkan dari akar, batang, buah dan daun serta mengandung gizi tinggi. Kandungan gizi daun kelor segar (lalapan), setara dengan; 4x vitamin A yang dikandung wortel, 7x vitamin C yang terkandung pada jeruk, 4x mineral Calsium dari susu, 3x mineral Potassium pada pisang, 3/4x zat besi pada bayam, dan 2x protein dariyogurt. Sedangkan kandungan gizi daun kelor yang dikeringkan setara dengan; 10x vitamin A yang dikandung wortel, 1/2x vitamin C yang terkandung pada jeruk, 17x mineral Calsium dari susu, 15x mineral Potassium pada pisang, 25x zat besi pada bayam, dan 9x protein dari yogurt.
Tanaman yang berasal dari negara India, dan berkembang sampai ke samudera pasifik, Amerika Latin, Asia Tenggara dan Afrika ini dipakai sebagai tanaman anti-santet, atau tanaman berkhasiat untuk mengatasi ilmu hitam di Indonesia. Selain itu juga sebagian penduduk di Indonesia sudah memakai tanaman ini sebagai sayur atau lalapan serta obat tradisional. Di India kelor berkhasiat sebagai obat; anemia, anxiety, asma, bronchitis, katarak, kolera, conjunctivitis, batuk, diarrhea, infeksi mata dan telinga, demam, gangguan kelenjar, sakit kepala, tekanan darah tidak normal, radang sendi, gangguan pernafasan, scurvy,kekurangan cairan sperma dan tuberculosis.
Di beberapa negara, tanaman kelor diolah dalam bentuk makanan seperti; tepung daun kelor, bubur, sirup, teh daun kelor, sauce kelor, biskuit kelor dan lainnya. Sementara itu di Indonesia sedikit sekali orang yang memanfaatkan tanaman kelor ini sebagai makanan. Dengan banyaknya aneka masakan yang ada Indonesia kenapa kita tidak bisa memanfaatkan kelor sebagai bahan makanan kita sehari-hari?, apalagi dengan tingginya harga daging, susu dan telur saat ini.
Dengan banyaknya korban gizi buruk, kenapa kita tidak memanfaatkan dan mengembangkan tanaman ini? (buat yang peduli aja.... ya!)
link :
http://en-ulagam.blogspot.com/2007/01/drumstick-leaves-stir-fry.html
Hubungi 085755459098 - Untuk Produk Kapsul Daun Kelor
Manfaat Kapsul Daun Kelor
Hubungi 085755459098
Untuk Pemesanan Kapsul Daun Kelor
Kelor disebut Moringaoleifera Lamk atau M. pterygosperma Gaertn. Termasuk ke dalam famili Euphorbiaceae. Tanaman ini dikenal dengan namadaerah Marongghi, celor, kawona, motong, barunggai.
SIFAT KIMIAWI :
Tumbuhan ini kaya dengan berbagai kandungan kimia yang sudah diketahui, a. l: Biji : Minyak “behen”. Kulit akar: Minyak terbang.
Senyawa lain: myrosine, emulsine, alkaloida pahit tidak beracun, vitamin A, B1, B2 dan C.
EFEK FARMAKOLOGIS :
Dalam farmakologi Cina dan pengobatan tradisional lain disebutkan bahwa tanaman ini memiliki sifat: Rasaagak pahit, netral, anti inflamasi, antipiretik, antiskorbut dan tidak beracun.
BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN :
Efek farmakologi dari penggunaan akar, daun dan biji.
Tanaman kelor merupakan perdu dengan tinggi sampai 10 meter, berbatang lunak dan rapuh, dengan daun sebesar ujung jari berbentuk bulat telur dan tersusun majemuk. Tanaman ini berbunga sepanjang tahun berwarna putih, buah besisi segitiga dengan panjang sekitar 30 cm, tumbuh subur mulai dari dataran rendah sampai ketinggian 700 m di atas permukaan laut. Menurut sejarahnya,tanaman kelor atau marongghi (Moringa oleifera), berasal dari kawasan sekitar Himalaya dan India, kemudian menyebar ke kawasan di sekitarnya sampai ke Benua Afrika dan Asia-Barat.
Bahkan, di beberapa negara di Afrika, seperti di Etiopia, Sudan, Madagaskar, Somalia, dan Kenya, sekarang mulai dikembangkan pula di Arab Saudi dan Israel, menjadi bagian untuk program pemulihan tanah kering dan gersang, karena sifat dari tanaman ini mudah tumbuh pada tanah kering ataupun gersang, dan kalau sudah tumbuh maka lahan di sekitarnya akan dapat ditumbuhi oleh tanaman lain yang lebih kecil, sehingga pada akhirnya pertumbuhan tanaman lain akan cepat terjadi.
Walau di Indonesia, khususnya di lingkungan perkampungan dan pedesaan, tanaman kelor baru sampai menjadi tanaman pagar hidup, batas tanah ataupun penjalar tanaman lain, tetapi manfaat dari daun dan karangan bunga serta buah muda sebagai sayuran, sudah sejak lama digunakan.
Sebagai tanaman berkhasiat obat, tanaman kelormulai dari akar, batang, daun, dan bijinya, sudah dikenal sejak lama di lingkungan pedesaan.
Seperti akarnya, campuran bersama kulit akar pepaya kemudian digiling-dihancurkan, banyak digunakan untuk obat luar (balur) penyakit beri-beri dan sebangsanya. Daunnya ditambah dengan kapur sirih, juga merupakan obat kulit seperti kurap dengan cara digosokkan. Sedangkan sebagai obat dalam, air rebusan akar ampuh untuk obat rematik, epilepsi, antiskorbut, diuretikum, sampai ke obat gonorrhoea. Bahkan, biji tua bersama dengan kulit jeruk dan buah pala, akan dapat menjadi “spiritus moringae compositus” yang digunakan sebagaistimulans, stomachikum, carminativum sampai diuretikum.
Sejak awal tahun 1980-an oleh Jurusan Teknik Lingkungan ITB, biji kelor digunakan untuk penjernihan air permukaan (air kolam, air sungai, air danau sampai ke air sungai) sebagai pengendap (koagulans) dengan hasil yang memuaskan. Oleh karena rangkaian penelitian terhadap manfaat tanaman kelor mulai dari daun, kulit batang, buah sampai bijinya, sejak awal tahun 1980-an telah dimulai. Saat itu fokus penelitian ditujukan kepada program pengadaan air jernih untuk para pemukim di kawasan pantai atau pesisir, khususnya di kawasan transmigrasi yang mengandalkan air payau atau gambut berwarna kecoklatan sebagai sumber air minum.
Rasa air gambut yang pahit dan warna kecoklatan, tentu saja tidak memenuhi syarat sebagai air minum. Bahkan, air gambut yang digunakan untuk mencuci pakaian pun yang berwarna putih justru akan berubah menjadi kecoklatan. Maka dengan sistem penyaringan sederhana ditambah dengan pengendap yang berasal dari serbuk atau tumbukan biji kelor, pada akhirnya akan menjadi air jernih, walau belum bersih. Sehingga untuk air minum harus dilakukan perlakuan, antara lain dimaak terlebih dahulu.
Di lingkungan pedesaan, penanaman kelor yang paling umum cukup dengan cara setekan batang tua atau cukup tua, yang langsung ditancapkan ke dalam tanah, apakah sebagai batas tanah, pagar hidup ataupun batang perambat. Walau semaian biji tua dapat dijadikan bibit, umumnya jarang dipergunakan. Disamping itu, manfaat lain dari batang bersama daun kelor, umumnya digunakan sebagai “alat” untuk melumerkan atau menon-aktifkan “kekuatan magis” seseorang, yaitu dengan cara disapu-sapukan ke bagian muka ataupun dijadikan “alat tidur”, misal seseorang yang tahan terhadap pukulan, bacokan, bahkan tidak mempan oleh terjangan peluru, maka dengan cara disapu-sapukan ke bagian tubuhnya, ataupun dijadikan alas tidurnya, atau ada pula air tanaman kelor disiramkan ke seluruh tubuhnya, maka kekuatan magis tubuhnya akan lumer atau hilang.
Hal yang sama juga kepada orang tua, umumnya pada zaman dulu yang memiliki “ajimat” sehingga kalau mau meninggal akan susah sekali, maka dengan menggunakan tanaman kelor, akan dapat dibantu untuk memudahkan kematiannya tersebut.
Pengalaman di Benua Afrika
Ada sebuah laporan hasil penelitian, kajian dan pengembangan terkait dengan pemanfaatan tanaman kelor untuk penghijauan serta penahan penggurunan di Etiopia, Somalia, dan Kenya oleh tim Jer-man, di dalam berkala Institute for Scientific Cooperation, Tubingen, 1993. Laporan tersebut dikhususkan terhadap kawasan yang termasukEtiopia, Somalia, dan Sudan, karena sejak lama sudah menjadi tradisi penduduknya untuk menanam pohon kelor, mengingat pohon tersebut dapat menjadi bagian di dalam kehidupan sehari-hari sebagai bahan sayuran, bahan baku obat-obatan, juga untuk diperdagangkan.
Seperti di Lembah Rift untuk lahan seluas satu hektar hanya ditanamkan antara 30-50 batang, karena di antara pohon kelor tersebut ditanamkan pula tanaman lainnya penghasil pangan, seperti sorgum, jagung, bahkan tanaman lain untuk sayuran, khususnya kacang-kacangan. Maka, dengan cara ini karena pohon kelor memiliki kemampuan menyerap air tanah walau dari kandungan yang sangat minim hingga tanah menjadi lembab, tanaman lainnya akan ikut menjadi tumbuh subur. Apalagi kalau pohon kelor sudah besar dan tinggi, akan berfungsi pula sebagai pohon lindung ataupun pohon rambatan.
Di kawaan Arba Minch dan Konso, pohon kelor justru digunakan sebagai tanaman untuk penahan longsor, konservasi tanah, dan terasering. Sehingga pada musim hujan walau dalam jumlah yang paling minimal, jatuhan air hujan akan dapat ditahan oleh sistem akar kelor, dan pada musim kemarau “tabungan” air sekitar akar kelor akan menjadi sumber air bagi tanaman lain. Juga karena sistem akar kelor cukup rapat, bencana longsor jarang terjadi. Sama seperti di Lembah Rift, di kawasan ini pun pada lahan di antara pohon kelor dijadikan untuk penanaman banyak jenis tanaman pangan, antara lain jagung dan sorgum, juga sayuran, serta lebih jauhnya lagi untuk tanaman industri seperti kopi, kapas, lada, bahkan tebu. Sangat unik adalah kebiasaan penduduk sekitar Arba Minch yang memiliki lahan terbatas, mulai dari sekitar 0,1 ha atau 1.000 meter persegi, atau hanya ratusan bahkan puluhan meter persegi saja. Sehingga pohon kelor hanya dijadikan pagar hidup, pembatas tanah ataupun pohon perambat sama seperti di Indonesia.
Akan tetapi hasilnya, kalau daunnya dapat langsung digunakan sebagai sayuran, maka bunganya akan tetap dipelihara hingga menjadi buah dan menghasilkan biji yang dapat dijual kepada perusahaan asing yang memerlukan untuk pembuatan tepung atau minyak sebagai bahan baku pembuatan obat dan kosmetik bernilai tinggi.
Salah satu sifat yang menguntungkan untuk membudidayakan pohon kelor yang sudah diketahui sejak lama, yaitu minimnya penggunaan pupuk dan jarang diserang hama (oleh serangga) ataupun penyakit (oleh mikroba). Sehingga biaya untuk pemupukan dan pengontrolan hama dan penyakit relatif sangat murah. Bahkan, dari pengalaman para petani kelor yang sudah lama berkecimpung, diketahui bahwa pemupukan yang baik adalah berasal dari pupuk organik, khususnya berasal dari kacang-kacangan (misal kacang hijau, kacang kedelai ataupun kacang panjang) yang ditanamkan sekitar pohon kelor. Juga pengalaman panjang secara tradisi penggunaan tanaman kelor sebagai bahan berkhasiat obat di kawasan tersebut adalah bahwa akarnya sangat baik untuk pengobatan malaria, mengurangi rasa sakit, penurun tekanan darah tinggi, dan sebagainya, sedang daunnya untuk penurun tekanan darah tinggi, diare, diabetes melitus (kencing manis), dan penyakit jantung.
Perlu untuk diketengahkan manfaat biji kelor yang sudah mulai dikembangkan melalui Program UNDP, yaitu sebagai bahan pengendap/koagulator untukmenjernihkan air secara cepat, murah dan aman, seperti di ITB. Yaitu dengan nilai pH yang berbeda, maka antara 100-150 mg bubuk/serbuk/liter air, memberikan hasil turbiditas tinggi pada air (800-10.000 FTU), kalau dibandingkan dengan koagulan umum seperti Al2(SO4)3 yang baru efektif pada pH 7 saja.
Juga kandungan senyawa yang terdapat pada serbuk biji kelor memiliki sifat antimikroba, khususnya terhadap bakteri. Sehingga kalaupun di dalam air terdapat bakteri Coli (salah satu yang disyaratkan tidak terdapat di dalam air minum), akan tereduksi atau mati. Serta, menurut perhitungan yang sudah diuji coba oleh tim ahli dari UNDP, maka kebutuhan biji kelor untuk pengolahan air minum di kawasan pantai atau rawa, cukup 2-3 pohon dewasa selama setahun dengan keluarga sebanyak 6-8 orang, dengan perhitungan kebutuhan air sekitar 20 l/hari/ jiwa.
Hubungi 085755459098
Untuk Pemesanan Kapsul Daun Kelor
Langganan:
Postingan (Atom)

